Tampilkan postingan dengan label Tutor Wordpress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutor Wordpress. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Januari 2015

Cara Mengimpor WordPress

18.10
Apakah Anda punya akun WordPress lebih dari satu?
Kalau Anda mempunyai situs yang menggunakan WordPress, dan ingin memindahkannya ke situs WordPress lain, pertanyaan yang biasa timbul adalah bagaimana cara “menarik” seluruh isi artikel dan konten yang ada di WordPress lama ke situs WordPress baru?
Atau dengan kata lain, bagaimana cara import WordPress?
Nah, ini seringkali menjadi momok bagi orang-orang yang baru membeli domain dan menyewa hosting, yang ingin melakukan migrasi website atau memindahkan konten artikel dari WordPress.com ke WordPress self-hosted.
Untuk melakukannya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Ekspor Konten WordPress

  1. Pertama-tama, masuklah ke dalam akun WordPress lama. Loginlah sebagai administrator.
  2. Klik menu Tools dan pilih Export.
  3. Setelah muncul halaman Export, klik pilihan Export yang ada pada halaman tersebut.
  4. Pilihlah All Content untuk memindahkan seluruh isi baik posting artikel, komentar, pages / halaman.
  5. Tekan tombol Download Export File, dan simpan file XML dengan memilih Save File pada jendela yang dimunculkan oleh browser.
  6. Tekanlah tombol OK.

Melakukan Import WordPress

Setelah konten dari WordPress lama disimpan ke dalam format file XML, sekarang saatnya mengimpor file tersebut ke situs WordPress yang baru. Harap diingat, cara ini saya sesuaikan untuk situs WordPress self-hosted, jadi Anda harus memiliki hosting terlebih dahulu.
Kemudian, untuk melakukan import file WordPress ini silahkan ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Masuklah ke dalam akun WordPress yang baru sebagai administrator.
  2. Pilih menu Tools > Import.
  3. Klik opsi WordPress pada halaman tersebut.
    NB: Pada langkah ini, seringkali Anda diminta menginstal terlebih dahulu plugin WordPress Importer jika di situs WordPress baru Anda belum terdapat plugin ini. Ikuti saja perintah-perintahnya, karena memang proses ini membutuhkan plugin tersebut.
  4. Tekan tombol Choose File dan pilihlah file XML yang tadi Anda simpan ke dalam komputer. Tekanlah tombol Open.
  5. Lanjutkan proses impor dengan menekan tombol Upload file and import.
  6. Tunggu beberapa saat. Setelah itu Anda akan melihat halaman Assign Authors. Klik atau cek kotak Download and import file attachments supaya file-file atau gambar yang ada pada postingan blog ikut diimpor / terdownload. Disini Anda juga bisa merubah nama penulis dengan membuat user baru, atau mengarahkannya ke user yang sudah ada.
  7. Tekan tombol Submit.
Setelah proses ini, tunggulah beberapa saat sampai seluruh proses migrasi selesai. Jika sudah selesai, maka konten yang ada pada WordPress lama akan dicopy ke situs WordPress yang baru.
Metode ini bisa digunakan untuk migrasi situs WordPress.com ke WordPress self-hosted, ataupun migrasi dari situs WordPress self-hosted yang satu ke situs WordPress self-hosted yang lain.
Yah, begitulah cara mudah mengimpor konten WordPress. Dengan begini Anda tidak perlu mengetik ulang artikel-artikel kesayangan Anda. Lagipula ini kan bisa menghemat waktu.

Cara Pindah Blog Dari Blogspot ke WordPress Self Hosted

18.03
Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan penyedia blog bernama Blogger atau Blogspot. Selain gratis, juga banyak kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan. Mulai dari pengelolaan konten, hingga mudahnya berganti-ganti tema sesuka hati.
Namun, bagi Anda yang sudah lama menggunakan Blogger atau Blogspot dan blog Anda sudah mempunyai trafik yang tinggi, bagaimana kalau ingin pindah dari Blogger dan pindah ke CMS blog lain?
Salah satu alternatif yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan WordPress yang di instal di hosting sendiri. Istilahnya adalah WordPress self-hosted.
Meskipun begitu, pindah dari Blogspot ke WordPress harus dilakukan secara cermat, karena kalau tidak hal ini bisa menimbulkan masalah besar apabila perpindahan ini menyebabkan pergantian URL, lalu lintas pencarian, google pagerank dan RSS subsriber.
Lalu, bagaimana langkah-langkah cara pindah Blogspot ke WordPress ini?
Tetaplah membaca …

Cara Memindahkan Konten Dari Blogspot ke WordPress

Untungnya WordPress sudah menyediakan Tools mengimpor semua postingan blog lama beserta komentar pembaca dari Blogger ke blog baru WordPress Self Hosted secara otomatis.
Saya mendapatkan tutorial ini ketika sedang browsing di internet, Anda bisa melihat sumbernya disini.
Berikut ini adalah cara pindah blog dari Blogspot ke WordPress (Self Hosted):
1. Memindahkan Posting dan Komentar
  • Login ke akun WordPress Anda.
  • Klik Tools > Import > Pilih Blogger
  • Install plugin “Blogger Importer”, lalu aktifkan.
  • Setelah plugin aktif klik Authorize, selanjutnya beri izin WordPress untuk mengakses akun Blogger Anda.
  • Lalu akan muncul beberapa pilihan blog (jika Anda memiliki blog lebih dari satu) dan selanjutnya pilih blog mana yang akan di import ke WordPress. Klik Import dan tunggu hingga prosesnya selesai.
  • Setelah proses import selesai, kotak post dan komen pada blog yang diimport akan berwarna biru muda dan tombol Import akan berubah menjadi Set Authors. Klik lalu pilih Author yang sesuai dengan yang akun Blogger Anda, jika tidak sama biarkan saja dan jangan lupa ubah Author Name ketika proses pindah dari Blogger ke WordPress selesai (dengan cara klik User > Your Profile di menu WordPress Anda).
  • Klik Save Changes. Proses memindahkan Posting dan Komentar dari Blogger ke WordPress sudah selesai.
2. Redirect URL Blogger ke WordPress
A. Di WordPress Self Hosting
  • Instal plugin “Blogger To WordPress Redirection”, lalu aktifkan.
  • Klik Tools > Blogger To WordPress Redirection
  • Klik Tombol Start Configuration maka plugin akan segera mendeteksi blog Blogger yang telah Anda Import. Klik Get Code pada sisi kanan dari nama blog Blogger yang muncul.
  • Selanjutnya akan muncul kode template yang harus Anda copy dan paste di Editor HTML template blogger Anda.
  • Copy kodenya, lalu masuk ketahap B (dibawah ini).
B. Di Blogger
  • Login ke akun Blogger Anda.
  • Buka Dashboard Blogger – Template > Edit HTML
  • Paste kode template yang tadi Anda copy (pada tahap A) lalu paste kode tersebut pada pada template Blogger (di sarankan untuk backup lebih dulu). Klik “Simpan Template“.
  • Selanjutnya Anda uji terlebih dahulu dengan membuka salah satu url dari blog Blogger apakah telah otomatis mengalihkan ke halaman blog WordPress.
3. Import Gambar dan Media dari Blogger ke Dalam WordPress
  • Selanjutnya adalah semua image dan media apapun yang berada di Blogger ke media penyimpanan blog WordPress.
  • Langkah pertama instal plugin “Blogger Image Import”, lalu aktifkan.
  • Klik Tools > Blogger Image Import
  • Tulis jumlah maksimum dari image yang di import, lalu mulai dengan klik Start Import
  • Selesai, silahkan buka salah satu post lalu perhatikan URL yang ada pada gambar untuk memastikan import gambar telah berhasil.
Kini selesai sudah proses pindah blog dari Blogger ke WordPress.
Cara di atas juga bisa dilakukan untuk memindahkan konten ke WordPress.com jika Anda belum siap menggunakan hosting dan domain sendiri. Dan jika Anda sudah merasa siap, selanjutnya bisa memindahkan ke WordPress self hosted.

Senin, 19 Januari 2015

Cara Instal Xamp di Komputer

19.34
Untuk membuat website, sebelum benar-benar mengonlinekannya kita bisa membuatnya di komputer terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menginstal aplikasi server localhost di PC kita.
Salah satu aplikasi server localhost dan yang paling banyak digunakan adalah XAMPP. Aplikasi ini dibuat oleh Apache Friends dan installer-nya bisa langsung diunduh dari situs mereka. Saat ini yang paling baru adalah versi 1.8.1.
XAMPP sendiri ada dua macam, yakni paket komplit dan satunya lagi adalah paket portable lite.
XAMPP paket komplit itu isinya adalah:
  • Apache
  • MySQL
  • PHP
  • phpMyAdmin
  • FileZilla FTP Server
  • Tomcat
  • Strawberry Perl Portable
  • XAMPP Control Panel
Sedangkan XAMPP Portable Lite isinya hanya aplikasi PHP dan MySQL, lebih enteng dan cocok buat yang sering memakai kedua aplikasi tersebut.
Nah, kali ini saya akan menuliskan tentang panduan cara instal XAMPP di PC. Berhubung saya pakainya Windows, maka panduan ini juga diperuntukkan PC Windows ya.

Cara Instal XAMPP di Windows

  1. Download aplikasi XAMPP xampp-win32-1.8.1-VC9-installer.exe.
  2. Dobel klik file xampp yang baru saja Anda download, selanjutnya akan muncul jendela “installer language” seperti di bawah ini:
    instal xampp, xampp localhost
  3. Selanjutnya pilih bahasa. Pilih yang Bahasa Inggris (English). Klik OK.
  4. Kadang pada proses ini muncul pesan error. Jika ada, abaikan saja dan lanjutkan dengan klik OK dan YES.
    2-instal-xampp
    3-instal-xamp
  5. Berikutnya akan muncul jendela yang isinya meminta Anda menutup semua aplikasi yang sedang berjalan. Jika semua aplikasi sudah ditutup, maka klik tombol Next.
    4-instal-xampp
  6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja semua pilihan dan klik tombol Next.
    5-instal-xampp
  7. Kemudian Anda akan diminta untuk menentukan lokasi folder penyimpanan file-file dan folder XAMPP. Secara default akan diarahkan ke lokasi c:\xampp. Namun jika Anda ingin menyimpannya di folder lain bisa klik browse dan tentukan secara manual folder yang ingin digunakan. Jika sudah selesai, lanjutkan dan klik tombol Install.
    6-instal-xampp
  8. Tunggu beberapa menit hingga proses intalasi selesai. Jika sudah muncul jendela seperti di bawah ini, klik tombol Finish untuk menyelesaikannya.
    7-instal-xampp
  9. Berikutnya, akan muncul jendela dialog seperti gambar di bawah ini yang menanyakan Anda apakah mau langsung menjalankan aplikasi XAMPP atau tidak. Jika ya, maka klik YES.
    8-instal-xampp

Cara Menjalankan Aplikasi XAMPP

  1. Bukalah aplikasi XAMPP, bisa melalui Start Menu atau Desktop, dan klik icon XAMPP. Atau, jika Anda membukanya begitu proses instalasi selesai maka klik Yes seperti yang terlihat pada gambar di atas.
  2. Setelah terbuka, silahkan klik tombol Start pada kolom Action sehingga tombol tersebut berubah menjadi Stop. Dengan mengklik tombol tersebut, artinya itulah aplikasi yang dijalankan. Biasanya jika saya menggunakan XAMPP, yang saya start hanyalah aplikasi Apache dan MySQL, karena saya tidak memerlukan aplikasi seperti Filezilla, dan lain-lain.
    9-instal-xampp
    10-instal-xampp
  3. Sekarang bukalah browser kesukaan Anda, dan coba ketikkan http://localhost/xampp di address bar. Jika muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, instalasi telah berhasil.
    11-instal-xampp
Selamat, akhirnya Anda berhasil menginstal aplikasi XAMPP. Sekarang komputer Anda sudah berfungsi seperti server dan bisa menjalankan aplikasi-aplikasi berbasis web.

Membuat Database Dengan XAMPP

19.22
Setelah kita belajar cara menginstal XAMPP dan menjalankannya, sekarang saatnya kita belajar bagaimana membuat database di XAMPP dan cara install WordPress di localhost. Artinya kita menginstal WordPress di komputer kita sendiri atau menginstal WordPress secara offline.
Diasumsikan Anda sudah bisa menjalankan aplikasi XAMPP. Sehingga sekarang komputer Anda sudah bisa dijadikan server. Oia, jangan lupa untuk memastikan bahwa aplikasi XAMPP bisa berjalan dengan baik ya. Cek kembali dengan mengetik http://localhost/xampp di browser, lalu cek status. Detilnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
12-status-xampp

Membuat Database dan User di XAMPP

Sebelum kita menginstal WordPress, kita harus membuat database dan user terlebih dahulu. Ini harus kita lakukan karena WordPress merupakan aplikasi website yang membutuhkan database untuk menyimpan data-data yang kita gunakan.
  1. Pertama-tama kita harus masuk ke phpmyadmin di XAMPP. Ketik di browser alamat http://localhost/phpmyadmin sehingga muncul tampilan seperti ini..
    membuat database di xampp, phpmyadmin, xampp
  2. Pada menu Database, silahkan masukkan nama database yang diinginkan, kemudian klik Create. Ingat-ingat nama database tersebut ya, karena kita akan menggunakannya nanti. Jika perlu, tuliskan di aplikasi notepad supaya mudah bagi kita untuk mengingatnya.
    buat database di xampp, membuat database
    NB: Di sini saya menggunakan nama database “blogku“.
  3. Sekarang saatnya kita menambahkan nama user untuk database yang baru saja kita buat. Silahkan masuk ke database yang sudah dibuat, Anda bisa menemukannya di bagian sebelah kiri. Begitu masuk, lihat menu Privileges. Kemudian klik Add user.
    menambah user database di xampp
  4. Begitu Anda klik Add User maka akan muncul form pembuatan user baru. Isikan username, Anda bisa mengisikannya dengan nama apapun teserah Anda, yang penting Anda hafal. Kemudian isikan juga host, gunakan use text field saja, lalu isikan dengan localhost. Selanjutnya isikan password 2 kali dan harus sama. Terakhir, centang grant all privileges on database.
    form tambah user di phpmyadmin xampp, membuat database xampp
  5. Eits, tunggu dulu, belum selesai. Scroll ke bawah, dan Anda akan menemukan opsi Global Privileges guna memberikan hak akses kepada user untuk mengelola semua database, klik Check All saja. Setelah itu, pencet tombol Add User.
    check privileges phpmyadmin xampp, membuat database xampp
Ya, langkah membuat database dengan XAMPP dan user di phpmyadmin sudah selesai. Secara default, aplikasi XAMPP mempunyai default user bernama “root” dan tanpa password. Jika kita hendak menggunakan user tersebut juga tidak masalah. Namun ada baiknya kita gunakan user sendiri.

Install WordPress di Localhost Menggunakan XAMPP

19.18
Sebelumnya saya menulis bagaimana cara menambah database dan user menggunakan XAMPP di bagian phpmyadmin. Langkah ini diperlukan karena WordPress akan menggunakan database dan user tersebut untuk mengelola data-data yang kita gunakan. Jika Anda belum bisa menambah database dan user, Anda bisa membaca terlebih dahulu bagaimana cara membuat database menggunakan XAMPP.
Selanjutnya, saya akan membahas bagaiamana cara install WordPress di localhost menggunakan XAMPP. Cukup mudah sebenarnya, namun memang membutuhkan sedikit kecermatan dan sering coba-coba. Try try and try teruuus…

Instalasi WordPress di Localhost

  1. Siapkan file WordPress terbaru. Kalau belum punya bisa ngunduh dulu atau download langsung di WordPress.org.
  2. Buka folder XAMPP di komputer Anda. Lalu bukalah folder htdocs. Copy-kan file WordPress ke dalam folder ini. Lebih mudahnya, buka Windows Explorer, lalu ketik C:\xampp\htdocs pada bagian folder address seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
    folder xampp di windows
    *) NB:
    Folder htdocs merupakan folder yang dipakai untuk menaruh file-file yang bisa dibuka di browser. Jika kita menaruh selain di folder ini, maka browser tidak akan bisa membukanya. Biasanya kalau settingan masih default, folder ada di drive C. Jadi pastikan jangan salah taruh ya..
  3. Apabila file masih dalam bentuk compress, maka ekstrak terlebih dahulu. Default folder hasil ekstrak biasanya bernama ‘wordpress’. Jika mau, nantinya Anda bisa mengganti nama folder ini menjadi nama yang Anda sukai. Katakanlah nama website Anda. Di sini saya menggantinya dengan nama ‘blogku’. Jika diakses, hasilnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini:
    instal wordpress di localhost, folder htdocs xampp, xampp
  4. Sekarang bukalah browser favorit Anda. Untuk membuka situs wordpress offline ini, nantinya kita bisa mengaksesnya dengan alamat http://localhost/nama_folder. Kalau milik saya ya bukanya pakai alamat http://localhost/blogku. Jika milik Anda tetap memakai folder default, maka alamatnya http://localhost/wordpress. Ketikkan di address bar. Lalu klik Create a Configuration File.
    install wordpress di localhost
  5. Klik Let’s Go.
    9-wordpress-start
  6. Isikan nama database, user name, dan password yang sudah Anda buat sebelumnya. Jika belum, Anda bisa membacanya pada tutorial cara membuat database menggunakan XAMPP. Pada bagian Database Host isikan dengan localhost saja. Klik Submit.
    10-form-isian-database-wordpress-offline
  7. Klik Run the Install.
    11-jalankan-instalasi-wordpress-offline
  8. Isikan data-data yang dibutuhkan untuk admin dan nama website. Setelah itu klik install wordpress.
    12-isian-informasi-wordpress-install
  9. Selamat! WordPress offline Anda sudah jadi. Silahkan Login.
    13-install-wordpress-offline-sukses
  10. Masukkan username dan password yang telah Anda buat pada langkah no.8 untuk login ke Dashboard. Cara lain bisa langsung mengetikkan alamat di browser http://localhost/nama_folder/wp-admin. Jika di tempat saya berarti menggunakan alamat http://localhost/blogku/wp-admin.
    14-wordpress-login
Nah, demikianlah langkah-langkah bagaimana kita menginstal WordPress offline di localhost menggunakan XAMPP.
Silahkan bagikan atau share artikel ini jika dirasa ada membutuhkan. Semoga bermanfaat.

Cara Mudah Membuat Blog WordPress Terkenal

19.12
seperti kata pepatah, bahwa yang pertama selalu yang paling sulit. Begitu juga  dengan blogger-blogger pemula entah apapun motivasinya membuat blog, pasti  mengharapkan bahwa di masa mendatang blognya akan  memiliki banyak pengujung dan terkenal. Masalahnya di jaman yang serba sudah ada di Google menjadi tantangan tersendiri  bagi yang ingin membuat blog, pertanyaan seperti ” Mau buat tema apa”, “Apakah tema ini banyak di cari atau tidak”, ” berapa pengunjung setiap hari”, dan pertanyaan sejenis yang sering membuat ragu-ragu untuk memulai suatu langkah.
Sebenarnya agar blog kita memiliki pengunjung reguler yang banyak itu  bukan hal yang terlalu sulit juga, paling tidak inilah pelajaran yang bisa saya pentik dari 3 tahun aktif di blog.Ok, langsung ke topik semula “Bagaimana Blog kita segera terkenal dan dibanjiri pengunjung”
  1. Mulailah dengan setting Permalinks
    Inilah tahap paling awal yang selalu saya lakukan yaitu setting Permalinks dengan susunan Custom Structure : /%postname%/. Keuntungan yang bisa anda dapat adalah url akan dengan mudah di index oleh Google, selain itu url yang tidak terlalu panjang juga mempermudah pengunjung mengingatnya, panjang url tidak mempengaruhi google jadi tidak usah kawatir karena itu termasuk mitos seo tentang url yang salah.
  2. Install Plugin All In One SEO
    Cara termudah untuk melakukan instalasi plugin adalah langsung melalui dashboard wordpress anda. Plugins – Addnew – ketik All In One SEO. Plugin in berguna untuk menambahkan Title, description dan Keyword untuk masing-masing POST.  Jangan Lupa untuk menset-enabled karena plugin ini tidak otomatis berfungsi anda harus masuk Menu – Setting – All in one SEO
  3. Install Plugins Google XML Sitemaps
    Plugin ini sangat berguna untuk menuntun mesin pencari Google, Yahoo maupun BING melakukan crawling dan mengindex post di blog yang anda miliki. Menu Setting – XML Sitemaps, Klik  links untuk membuat sitemaps untuk pertama kalinya, setelah itu plugin ini akan otomatis membuat menambahkan data setiap anda melakukan posting.
  4. Install Plugin Table Of Content Creator
    Plugin ini bermanfaat untuk membuat susunan judul posting di halaman statis di WordPress, setelah ini jangan lupa memasukkan links halaman stastis anda di XML sitemap pada bagian additional pages.
  5. Install Plugin Wp Instert
    Plugin ini bermanfaat untuk memasukkan kode iklan dan tracking code yaitu bagian untuk memasukkan kode otorisasi yang akan dibahas di bagian selanjutnya
Setelah selesai dengan urusan teknis tersebut selajutnya adalah menambahkan url ke google , setelah ini meluncur ke google webmaster tools.
Anda bisa masuk dengan menggunakan acccout Gmail, jika kebetulan tidak memiliki account Gmail berarti anda harus mendaftar terlebih dahulu.
Google Webmaster Tools
Setelah masuk ke google webmaster tools, klik t0mbol  addsite masukkan alamat blog wordpress. Selanjutnya pilih metode otentifikasi, saran saya pilih otentifikasi meta , copy meta code tersebut kemudian paste ke Wp Instert bagian tracking Code.
Sampai dengan proses ini tugas anda selanjutnya adalah terus menulis blog sesuai dengan tema pilihan anda, jangan pernah merasa bahwa tulisan anda buruk atau hal-hal negatif lainnya yang akan menghambat kreativitas tulisan. Yang penting JUST Do IT.

Semoga bermanfaat!!

Senin, 08 Desember 2014

Membuat Iklan Melayang (Floating) di WordPress

19.51
agi pebisnis online, baik reseller, seperti reseller rahasia cara memperbesar penis, bisnis PPC, dan lain sebagainya, iklan melayang ini sangat penting. Karena posisi iklan melayang (float image/float ads) ini adalah posisi paling strategis. Memiliki rate klik tertinggi dan tentu saja peluang penjualan produk, klik iklan PPC atau lainnya memiliki peluang tertinggi. Ini saya buktikan dengan meletakkan kode iklan PPC klik saya, alhamdulillah perhari meningkat 4x lipat.

 

Berikut ini adalah kode iklan melayang untuk wordpress self hosting
  • Pertama yang harus dilakukan adalah mengucapkan Basmalah. Ini penting dalam mengawali semua kegiatan.
  • Login ke akun blog WordPress self hosting anda. Ingat hanya  untuk self hosting alias yang menggunakan hosting sendiri. Berbayar maupun yang gratisan.
  • Klik Appreance > Editor
  • Perhatikan di sebelah kanan terdapat banyak sekali File Theme. Seperti Index.php, Header.php, footer.php, dsb. Pilih file yang terdapat kode <body dan <head biasanya Header.php. Kenapa bukan <body> dan <head>. Karena beberapa theme saya temukan kode <body dilanjutken dengan kode lain.
  • Letakkan kode skrip berikut diatas <body> setelah <head>
  • Download kode atau gunakan CTRL+C
    <script type=”text/javascript”><!– var persistclose=0 var startX = 100 <!– jarak kiri atas horizontal iklan ke browser –> var startY = 100 <!– jarak kiri atas vertikal iklan ke browser  –> var verticalpos=”fromtop” function iecompattest(){ return (document.compatMode && document.compatMode!=”BackCompat”)? document.documentElement : document.body } function get_cookie(Name) { var search = Name + “=” var returnvalue = “”; if (document.cookie.length > 0) { offset = document.cookie.indexOf(search) if (offset != -1) { offset += search.length end = document.cookie.indexOf(“;”, offset); if (end == -1) end = document.cookie.length; returnvalue=unescape(document.cookie.substring(offset, end)) } } return returnvalue; } function closebar(){ if (persistclose) document.cookie=”remainclosed=1″ document.getElementById(“topbar”).style.visibility=”hidden” } function staticbar(){ barheight=document.getElementById(“topbar”).offsetHeight var ns = (navigator.appName.indexOf(“Netscape”) != -1) || window.opera; var d = document; function ml(id){ var el=d.getElementById(id); if (!persistclose || persistclose && get_cookie(“remainclosed”)==””) el.style.visibility=”visible” if(d.layers)el.style=el; el.sP=function(x,y){this.style.left=x+”px”;this.style.top=y+”px”;}; el.x = startX; if (verticalpos==”fromtop”) el.y = startY; else{ el.y = ns ? pageYOffset + innerHeight : iecompattest().scrollTop + iecompattest().clientHeight; el.y -= startY; } return el; } window.stayTopLeft=function(){ if (verticalpos==”fromtop”){ var pY = ns ? pageYOffset : iecompattest().scrollTop; ftlObj.y += (pY + startY – ftlObj.y)/8; } else{ var pY = ns ? pageYOffset + innerHeight – barheight: iecompattest().scrollTop + iecompattest().clientHeight – barheight; ftlObj.y += (pY – startY – ftlObj.y)/8; } ftlObj.sP(ftlObj.x, ftlObj.y); setTimeout(“stayTopLeft()”, 100); } ftlObj = ml(“topbar”); stayTopLeft(); } if (window.addEventListener) window.addEventListener(“load”, staticbar, false) else if (window.attachEvent) window.attachEvent(“onload”, staticbar) else if (document.getElementById) window.onload=staticbar –></script>
  • Langsung Save ya klik Update File
  • Kemudian untuk desain, sekarang menuju File Style.css :
  • /*****iklan melayang*******/ #topbar{ position:absolute; width: 630px; <!–ukuran iklan –> visibility: hidden; z-index: 400; border: 2px solid #000000; <!– ukuran dan warna border –> padding: 5px; background-color: #ffffff; <!–warna background –> -moz-border-radius:8px; font: 12px georgia, arial, Verdana,  sans-serif; line-height:16px;} #topbar:hover{ background-color: #ffffff;} .tolbarclose {cursor:default;}
  • Selanjutnya adalah meletakkan posisi awal iklan. Maksudnya ketika blog masih loading iklan e ada dimana. Bisa widget sidebar, di footer, di header, terserah. Nanti setelah loading blog Done, maka iklan akan melayang-layang. Berikut kodenya :
  • <div style=”visibility: visible;top: 1615px;” id=”topbar”> <div style=”padding:5px;”>
    <p>Tutup iklan <a href=”#” onclick=’closebar(); return false’ > Close (x)</a></p>
    letakkan kode iklan/foto narsis disini hihiih
    </div> </div>
  • Keterangan : warna ungu bisa diganti sesuai selera. Bagi yang paham kode ganti semua ne juga gapapa hehe
  • Terakhir, jika Anda berhasil membuat iklan melayang, jangan lupa ucapkan syukur Alhamdulillah.

Cara Memasang Iklan di Dalam Postingan Blog WordPress

18.27
ika anda membaca artikel di dalam blog ini, maka pada bagian paragraf awal akan kelihatan tampilan iklan lokal berbahasa Indonesia (kliksaya.com). Tampilan iklan yang berada di dalam postingan merupakan salah satu tips agar iklan tersebut mendapatkan banyak klik dari pembaca blog kita, karena posisinya yang menyatu dengan postingan. Dengan demikian, maka ini juga bisa mendongkrak pendapatan dari iklan yang terpasang di blog kita.

Sebenarnya metode pemasangan iklan di dalam postingan ini sudah direkomendasikan sejak lama, tetapi pada kenyataannya tidak banyak blogger yang mengetahui persis bagaimana caranya memasang iklan dalam postingan tersebut. Nah, pada postingan ini saya akan berbagi sedikit tips seputar bagaimana cara memasang iklan sehingga tampil menyatu dengan postingan. Perlu dicatat, tips ini hanya berlaku untuk blog wordpress saja.

Cara Standar Memasang Iklan di Dalam Postingan

Cara yang paling mudah untuk menampilkan iklan di dalam postingan adalah dengan menambahkan kode di bawah ini ke dalam single.php theme blog wordpress Anda (baca tata caranya!):
<?php
$where = 0;
$content = apply_filters(‘the_content’, get_the_content());
$content = explode(“</p>”, $content);
for ($i = 0; $i <count($content); $i++) {
if ($i == $where) { ?>
<div style=”float:left; margin:0 10px 10px 0;“>
<!-- MASUKKAN KODE IKLAN ANDA DI SINI -->
</div>
<?php
}
echo $content[$i] . “</p>”;
}
?>
Tata caranya sebagai berikut:
  1. Login ke dashboard blog wordpress Anda, lalu masuk ke menu AppearanceEditor
  2. Klik single.php sampai terbuka sempurna
  3. Cari kode <?php the_content( ‘more’ ); ?> atau kode yang serupa, lalu gantikan dengan kode di atas
  4. Save dan lihat hasilnya
Jangan lupa memasukkan kode iklan yang akan Anda pasang di dalam postingan dengan cara mengganti kalimat  <!– MASUKKAN KODE IKLAN ANDA DI SINI –> dalam kode di atas dengan script iklan Anda. Anda juga bisa memodifikasi kode di atas berdasarkan kebutuhan, misalnya merubah posisi tampilan iklan. Ini petunjuknya:
  • Kode $where = 0; menunjukkan bahwa iklan akan ditampilkan pada paragraf pertama. Jika Anda mengganti angka 0 dengan angka 1, maka iklan akan tampil di paragraf kedua, dan seterusnya. Tinggal ganti angkanya saja!
  • Kode float:left; menunjukkan bahwa iklan akan ditampilkan pada bagian sebelah kiri postingan. Nah, kalau Anda mau menampilkan iklan di sebelah kanan postingan, maka ganti saja  left dengan right, trus save dan lihat hasilnya
  • Kode margin:0 10px 10px 0; menunjukkan pengaturan batas atas, kanan, bawah dan kiri iklan. Anda tinggal bermain dengan angka-angka di dalamnya untuk mendapatkan posisi yang pas. Silahkan dicoba!
Cara standar ini sebenarnya cukup mudah dan praktis, tetapi kita selalu diharapkan untuk mengisi postingan dengan beberapa paragraf agar iklannya tidak timpang. Nah, untuk blogger yang kadang hanya menuliskan satu kalimat atau satu paragraf saja sebagai psotingan, bagaimana cara pengaturan iklannya? Gampang, ikuti saja cara lanjutan bagaimana memasang iklan di dalam postingan blog kita.
Jika Anda sudah menggunakan cara pertama di atas, maka tidak perlu lagi menempuh cara lanjutan ini. Ingat, jangan menggunakan dua cara ini sekaligus dalam sebuah blog. Silahkan pilih saja cara mana yang menurut Anda paling sesuai dengan selera ngeblog yang Anda punya.

Cara Lanjutan Memasang Iklan di Dalam Postingan

Untuk cara lanjutan bagaimana memeasang iklan di dalam postingan blog sebenarnya sangat mudah. Cara ini pun punya kelebihan lain karena kita bisa mengatur untuk tidak menampilkan iklan di dalam postingan jika artikelnya tidak memenuhi jumlah karakter yang kita tetapkan.

Silahkan copy dan paste kode di bawah ini ke dalam functions.php theme blog wordpress Anda:
function inject_ad_text_after_n_chars($content) {
  // only do this if post is longer than 1000 characters
  $enable_length = 1000;
  // insert after the first </p> after 500 characters
  $after_character = 500;
  if (is_single() && strlen($content) > $enable_length) {
    $before_content = substr($content, 0, $after_character);
    $after_content = substr($content, $after_character);
    $after_content = explode('</p>', $after_content);
    $text = '
      <!-- MASUKKAN KODE IKLAN ANDA DI SINI -->
    ';
    array_splice($after_content, 1, 0, $text);
    $after_content = implode('</p>', $after_content);
    return $before_content . $after_content;
  }
  else {
    return $content;
  }
add_filter('the_content', 'inject_ad_text_after_n_chars');

Catatan:
  • Jangan lupa mengisi kode iklan Anda di dalam kode di atas sebelum dimasukkan ke dalam function.php theme
  • $enable_length = 1000;  adalah kode yang menunjukkan bahwa iklan Anda hanya akan ditampilkan jika sebuah postingan memiliki sedikitnya 1000 karakter. Anda bisa merubah jumlah karakter sesuai dengan kebutuhan
  • $after_character = 500; adalah kode yang menunjukkan bahwa iklan Anda akan ditampilkan setelah karakter ke-500 dari setiap postingan di blog Anda. Silahkan merubah jumlah karakter sesuai dengan kebutuhan.
Dengan 2 cara di atas (pilih saja salah satunya, jangan kedua-duanya), Anda sudah bisa memasukkan iklan apa saja (java script, flash atau HTML biasa), baik iklan text maupun iklan gambar. Saya sendiri banyak menggunakan cara di atas sebagai salah satu cara meningkatkan pendapatan google adsense dari blog-blog yang saya kelola.

Semoga tips Cara Memasang Iklan di Dalam Postingan Blog WordPress ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan semuanya! Ohya, jika ada rekan-rekan blogger yang punya tips lain bagaimana menempatkan iklan di dalam postingan blog, silahkan dibagi di sini ya.

About Us

Recent

Random